Hubungi Kami : 0877-7409-6768, 0812-8616-1523 | WA. 0851-0062-1352, 0851-0069-6362 | Pin BBM. 5E509FC6, 5D6CEE16

Yayasan Penyalur Baby Sitter, Perawat Lansia, Perawat Orang Sakit

Tips Agar Sukses ASI Eksklusif bagi Ibu Bekerja

Tips Agar Sukses ASI Eksklusif bagi Ibu Bekerja

Mendapat momongan merupakan dambaan semua pasangan suami istri. Bagi pasangan muda mungkin masih bingung bagaimana cara mengasuh anak, mulai dari memandikan, mengganti pakaian/popok, bahkan menyusui. Bantuan ibu/mertua disini sangat dibutuhkan. Tapi kalau terkendala jarak, mungkin Yayasan penyalur Baby Sitter bisa menjadi solusi. (Recomended: ambil -> Suster dari www.lpksugesti-ar.com /Yayasan Penyalur Baby Sitter Resmi Disnaker, Aman & Terpercaya)

Bicara tentang menyusui, pasti para ibu paham betul pentingnya menyusui. Menyusui merupakan salah satu pengalaman paling indah yang dialami ibu dan bayi.  Air Susu Ibu (ASI) diciptakan oleh Tuhan dengan segala kelebihannya. ASI mengandung semua nutrisi penting yang diperlukan bayi untuk tumbuh kembangnya, disamping itu juga mengandung antibodi yang akan membantu bayi membangun sistem kekebalan tubuh dalam masa pertumbuhannya. Menyusui juga dapat menciptakan ikatan psikologis dan kasih sayang yang kuat antara ibu dan bayi. (Ikatan Dokter Anak Indonesia, 2013)

Menurut IDAI (2013), manfaat ASI begitu penting bagi bayi, sehingga para ahli menyarankan agar ibu menyusui bayinya selama 6 bulan sejak kelahiran yang dikenal dengan istilah ASI Eksklusif. Dalam era globalisasi banyak ibu yang bekerja, keadaan ini sering menjadi kendala bagi ibu untuk memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. sehingga pemberian ASI Eksklusif mungkin tidak tercapai. Agar ibu yang bekarja juga dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayinya perlu pengetahuan dan cara pemberian ASI yang benar. Salah satu cara agar goal ASI eksklusif adalah para ibu pekerja bisa memerah ASI & menyimpan ASI, kemudian bisa diberikan pada bayi kapanpun bayi membutuhkan ASI. Tentunya dengan bantuan orang yang ada dirumah, ibu/mertua mungkin. Tapi kalau terkendala jarak (lagi), mungkin Yayasan penyalur Baby Sitter bisa menjadi solusi. (Recomended: ambil -> Suster dari www.lpksugesti-ar.com /Yayasan Penyalur Baby Sitter Resmi Disnaker, Aman & Terpercaya)

Berikut adalah tips dan cara memerah serta menyimpan ASI dengan baik & benar. Silahkan disimak:

A. Saat memerah ASI dan menyimpannya, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh ibu, yaitu:

  1. Pastikan ibu mencuci tangan dengan bersih sebelum memerah ASI maupun menyimpannya.
  2. Wadah penyimpanan harus dipastikan bersih. Ibu dapat menggunakan botol kaca atau kontainer plastik dengan tutup yang rapat dengan bahan bebas bisphenol A (BPA). Hindari pemakaian kantong plastik biasa maupun botol susu disposablekarena wadah-wadah ini mudah bocor dan terkontaminasi. Kontainer harus dicuci dengan air panas dan sabun serta dianginkan hingga kering sebelum dipakai.
  3. Simpanlah ASI sesuai dengan kebutuhan bayi.
  4. Pastikan bahwa pada wadah ASI telah diberi label berisi nama anak dan tanggal ASI diperah.
  5. Tanggal kapan ASI diperah perlu dicantumkan untuk memastikan bahwa ASI yang dipakai adalah ASI yang lebih lama.
  6. Jangan mencampurkan ASI yang telah dibekukan dengan ASI yang masih baru pada wadah penyimpanan.
  7. Jangan menyimpan sisa ASI yang sudah dikonsumsi untuk pemberian berikutnya.
  8. Putarlah kontainer ASI agar bagian yang mengandung krim pada bagian atas tercampur merata. Jangan mengocok ASI karena dapat merusak komponen penting dalam susu

Sumber: Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), 2014

B. Beberapa tips dalam membekukan ASI:

  1. Kencangkan tutup botol atau kontainer pada saat ASI telah membeku sepenuhnya
  2. Sisakan ruang sekitar 2,5 cm dari tutup botol karena volume ASI akan meningkat pada saat beku
  3. Jangan menyimpan ASI pada bagian pintu lemari es atau freezer.

Sumber: Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), 2014

C. Panduan Menyimpan ASI Perah untuk Bayi Sehat yang Lahir Aterm

Tempat Suhu Durasi Keterangan
Meja Suhu ruangan (max. 25o C 6 – 8 jam wadah harus ditutupi dan dijaga sedingin mungkin, bila perlu dibalut dg handuk dingin
Cooler bag tertutup -15 – 4oC 24 jam Pastikan es batu menyentuh wadah ASI sepanjang waktu, hindari membuka Cooler bag
Lemari es 4oC 5 hari Simpan ASI pada bagian belakang lemari es
Freezer
Freezer dg lemari es 1 pintu -15oC 2 mgg Simpan ASI pada bagian belakang freezer dimana suhu berada dalam kondisi paling stabil. ASI yang disimpan lebih lama dari waktu yg dianjurkan tetap aman, tetapi kandungan lemak mulai terdegradasi sehingga kualitasnya menurun
Freezer dg lemari es 2 pintu -18oC 3 – 6 bln
Freezer dg pintu diatas -20oC 6 – 12 bln

Sumber: Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), 2014

D. Beberapa tips dalam menghangatkan ASI perah yang telah dibekukan:

  1. Cek tanggal pada label wadah ASI. Gunakan ASI yang paling dulu disimpan
  2. ASI tidak harus dihangatkan. Beberapa ibu memberikannya dalam keadaan dingin
  3. Untuk ASI beku: pindahkan wadah ke lemari es selama 1 malam atau ke dalam bak berisi air dingin. Naikkan suhu air perlahan-lahan hingga mencapai suhu pemberian ASI
  4. Untuk ASI dalam lemari es: Hangatkan wadah ASI dalam bak berisi air hangat atau air dalam panci yang telah dipanaskan selama beberapa menit. Jangan menghangatkan ASI dengan api kompor secara langsung.
  5. Jangan menaruh wadah dalam microwave. Microwave tidak dapat memanaskan ASI secara merata dan justru dapat merusak komponen ASI dan membentuk bagian panas yang melukai bayi. Botol juga dapat pecah bila dimasukkan ke dalam microwave dalam waktu lama.
  6. Goyangkan botol ASI dan teteskan pada pergelangan tangan terlebih dahulu untuk mengecek apakah suhu sudah hangat.
  7. Berikan ASI yang dihangatkan dalam waktu 24 jam. Jangan membekukan ulang ASI yang sudah dihangatkan.

Perlu diketahui bahwa ASI yang telah dihangatkan kadang terasa seperti sabun karena hancurnya komponen lemak. ASI dalam kondisi ini masih aman untuk dikonsumsi. Apabila ASI berbau anyir karena kandungan lipase (enzim pemecah lemak) tinggi, setelah diperah, hangatkan ASI hingga muncul gelembung pada bagian tepi (jangan mendidih) lalu segera didinginkan dan dibekukan. Hal ini dapat menghentikan aktivitas lipase pada ASI. Dalam kondisi inipun kualitas ASI masih lebih baik dibandingkan dengan susu formula.

Untuk membantu meringankan pekerjaan anda dalam mengasuh bayi atau balita, kami siap hadir menawarkan jasa tenaga kerja Baby Sitter. LPK Sugesti A.R Yayasan Penyalur Baby Sitter Resmi Disnaker, Aman murah, terpercaya & bergaransi. Pekerja yang kami salurkan berpengalaman, terlatih & terdidik. Gaji bisa nego, Biaya admin murah, Kami tunggu Call/SMS/WA/BBM anda.

Itulah penjelasan bagaimana Tips Agar Sukses ASI Eksklusif bagi Ibu Bekerja, semoga bermanfaat.

Referensi:

Tags: ,

Related posts

Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.




Top